Foto: Sekretaris DPD PDIP Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis (tengah).
Foto: Sekretaris DPD PDIP Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis (tengah).
PortalBangsa.id, JAKARTA – PDI Perjuangan (PDIP) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Ancol, Jakarta, pada 10–12 Januari 2026. Rakernas ini, yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-53 partai, menjadi ajang konsolidasi nasional pertama pasca Kongres.
Agenda tersebut tidak hanya fokus pada perencanaan strategis politik, tetapi juga menjadi momen refleksi sejarah panjang perjuangan partai. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengingatkan kader akan pentingnya menjaga semangat perjuangan, terutama dalam menghadapi tantangan politik terkini.
“Kader PDIP harus menjadi ‘banteng petarung’ yang berani, tangguh, dan selalu berpihak pada rakyat. Sejarah partai mengajarkan kita untuk tidak pernah menyerah,” pesan Megawati, seperti disampaikan oleh perwakilan kader.
Fokus pada Isu Kerakyatan dan Daerah
Sekretaris DPD PDIP Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menjelaskan bahwa Rakernas membahas sejumlah isu strategis, seperti penanganan bencana berkelanjutan, keadilan ekonomi daerah, dan perubahan iklim.
“Kami mendorong agar daerah tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan. Potensi ekonomi lokal harus dikelola untuk kesejahteraan rakyat, bukan hanya untuk kepentingan pusat,” tegas Ananda.
Ia juga menekankan komitmen PDIP sebagai partai yang kritis dan konstruktif dalam mengawal kebijakan pemerintah. “Kami akan mendukung kebijakan yang pro-rakyat, tetapi juga tidak ragu menyuarakan kritik jika diperlukan,” tambahnya.
Konsolidasi Menuju Aksi Nyata
Rakernas di Ancol dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan perwakilan daerah PDIP se-Indonesia. Forum ini diharapkan menjadi landasan bagi partai untuk memperkuat basis kerakyatan dan menjawab tantangan nasional dengan aksi nyata.
“Kami tidak hanya berkumpul untuk seremonial, tetapi untuk merancang langkah konkret yang berdampak langsung pada kehidupan rakyat,” pungkas Ananda.
Dengan semangat “banteng petarung”, PDIP bertekad untuk tetap menjadi kekuatan politik yang relevan dan dekat dengan aspirasi masyarakat. (*)
